limpatargo.dagdigdug.com

April 30th, 2008

Status “UnKnown”

Posted by Limpat Argo in Personal

Abis presentasi 3 bulan di baru, secara peformance kerjaanku Ok bahkan dibilang diluar expectasi, but why my job status still “unknown” huh. Pertama kali perusahaan menawarkan untuk dikontrak dibawah perusahaan lain yang merupakan vendor rekanan dari perusahaanku sekarang, Ohh…NO, lamaranku ditujukan ke perusahaan ini kenapa gw harus dilempar ke perusahaan lain, dan akhirnya offernya gw tolak dan aku meminta dikontrak secara freelance, but wait…!!! Ternyata offernya gw akan dikontrak secara freelance tanpa perubahan gaji, tanpa THR, tanpa tunjangan apapun selama 1 tahun.

I feel so dissapointed because of this, gw ngerasa kalau perusahaan hanya membutuhkan tenaga dan pikiran gw tapi gak mau ngasih kepastian status pegawainya alias “UNKNOWN”. Padahal dari sejak proses recruitmen belum pernah dijelaskan secara jelas tentang statusnya, baru menginjak 2 bulan lagi dijelaskan status yang sebenarnya. Menurut gw dengan status seperti ini maka pihak perusahaan lah yang akan paling diuntungkan karena mereka tidak mempunyai tanggung jawab apapun kecuali membayar gaji. Kalau menurut pemahaman gw tentang UU no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan setiap pekerja berhak untuk mendapatkan THR, dan tunjangan - tunjangan lainnya. Ah ga tau lah gw, mungkin pemahaman gw yang masih terlalu cetek di dalam peraturan tersebut. Mending “Start to find a new career in another company again“, hope will find it ASAP.  Hmmm…mungkin ada teman - teman yang mempunyai nasib yang sama?

April 21st, 2008

Setting Network Printer (Via Printer Server) on Mac OS X

Posted by Limpat Argo in Desktop

Dapet PR lagi dari kantor nech, setting Printer HP Deskjet 1280 di Mac OS X. Pada dasarnya printer HP Deskjet 1280 tidak mempunyai network card sehingga ditambahkan printer server merk Dlink DP300U yang mempunyai 2 port paralel dan 1 port USB untuk printer. Kalau di Windows cara settingnya mudah, kita tinggal add network printer, masukkan ip address dari printer server, pilih port yang dipakai, di Mac OS pada prinsipnya hampir sama dengan windows tetapi kalau memakai driver bawaanya malah keluarnya bahasa mesin. Analisa awal koneksi dari Mac OS ke printer sudah tidak ada masalah, yang jadi permasalahan adalah driver yang dipakai, akhirnya setelah ber-googling ria mendapat pencerahan seperti ini :

(Compatible With Mac OS X 10.5.x (Leopard), Mac OS X 10.4.x (Tiger), and Mac OS X 10.3.x (Panther))

1. Download & Instal

2. Klik System Preferences :: Print & Fax3. Klik Add (+)

Protocol = Line Printer Daemon - LPD
Adalah versi koneksi network printer yang digunakan, LPD adalah protokol umum yang sering digunakan kalau, Internet Printing Protokol IPP adalah versi yang lebih baru tetapi ada beberapa network printer yang belum di support, HP Jet Direct - Socket adalah potokol apabila menggunakan Network Printer / Print Server keluaran Hewlett Packard.

4. Address = 10.0.0.45
Sesuaikan dengan IP Address dari Network Printer / Print Server.

5. Queue = hp1280C-P1
Adalah port dari Network Printer yang akan digunakan, dalam kasus ini menggunakan Print Server keluaran D-Link DP 300U dimana memiliki 2 Port Paralel dan 1 Port USB dimana printer HP Deskjet 1280 di koneksikan melalui port paralel LPT 1, untuk mendapat Queue Name nya kita bisa buka melalui browser sesuai dengan alamat Print Servernya. Untuk Name & Location bisa kita isi sesuai dengan Nama Printer dan Lokasinya

6. Print Using
Adalah memilih tipe printer yang digunakan, pada kasus ini menggunakan HP Deskjet 1280, dimana drivernya kita menggunakan driver dari Foomatics/hpijs yang telah kita download.

7. Klik Add

8. Selesai

April 21st, 2008

Kancing Cowok Vs Cewek

Posted by Limpat Argo in Lain-lain

Memperingati hari Kartini 21 April, ada sedikit info yang pengen ditulis walaupun mungkin ga penting :) tapi gak papalah sekedar buat info ke temen - temen. Tau gak, ternyata penempatan kancing baju untuk cowok & cewek ternyata berbeda loh, mau tau bedanya :

  • Cowok : penempatan kancingnya ada di sebelah kanan.
  • Cewek : penempatan kancingnya ada di sebelah kiri.

Ga tau asal muasalnya darimana tetapi trik ini berguna untuk membedakan ini baju cowok atau ini baju cewek, hmmm..gini - gini perlu di emansisapi gak yah…menurutku sech mending diseragamkan aja kale yah, wong sekarang baju cowok banyak yang dipake ma kaum cewek, sedangkan baju cewek banyak yang dipake kaum cowok (hiii…gw gak loh).

April 18th, 2008

Disable USB Removable Drive

Posted by Limpat Argo in Desktop

Dah seminggu dapet PR dari kantor untuk mencari cara bagaimana menonaktifkan USB Removable Drive yang ada di user melalui Group Policy. Policy ini bertujuan untuk mencegah masuknya virus, pencurian data perusahaan, dll. Policy yang diterapkan sekarang memang dapat berjalan untuk menonaktifkan USB Removable Drive yang ada di user dengan jalan mengunci usbstor.sys, tapi pada saat pengaktifannya kembali ternyata komputer user tidak berjalan sebagaimana mestinya karena security usbstore.sys tidak dapat dikembalikan seperti semula, dan langkah yang dilakukan selama ini oleh temen - temen Desktop Engineer adalah menginstall ulang komputer (Fiuh…cara yang bener - bener menyita waktu hanya untuk mengaktifkan USB Removable Drives).

Setelah tanya ke mas google akhirnya mendapatkan informasi yang merujuk ke Petri tentang bagaimana menonaktifkan USB Removable Drives. Pada prinsipnya cara yang dilakukan hampir sama, cuman di petri digunakan administrative template sehingga kita tidak perlu pusing - pusing untuk membuat policynya. Policy yang digunakan akan menonaktifkan USB Removable Drives (Flash Drives, External Hard Drive,dll), Optical Drive, Floppy Drive, & High Capacity Floppy, ada juga policy untuk membatasi pemakaianUSB Removable Drive sehingga hanya bisa untuk membaca (read) dan bukan menulis (write). Langkah - langkah nya adalah sebagai berikut :

  1. Download file administrative template untuk disable USB Removable Drive dan USB Write Protect.
  2. Import file administrative template ke dalam GPO
  3. Run gpedit.msc
  4. Klik View:Filtering kemudian unchek “Only show policy setting that can be fully managed”
  5. Klik kanan pada Administrative Templates dan pilih add/Remove Templates. Pada pilihan add, pilih policy template yang telah kita download tadi.
  6. Setelah selesai maka ada policy baru di “Custom Policy Setting”
  7. Untuk mematikan USB Removable Drives tinggal klik di policy USB Removable Drives :: Enable :: Stopped.
  8. Untuk write_protect_removable_drives.adm caranya hampir sama, cuman fungsinya aja yang berbeda.
  9. Untuk mengaktifkannya lagi tinggal klik di policy USB Removable Drives :: Enable :: Started.
April 16th, 2008

Selamat Datang di dagdigdug

Posted by Limpat Argo in Uncategorized

Selamat Datang di dagdigdug.com. Ini posting pertamamu , Ekspresikan perasaanmu. Ngebloglah sekarang juga !

  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta

    • Subscribe to RSS feed
    • The latest comments to all posts in RSS
    • Subscribe to Atom feed
    • Powered by WordPress; state-of-the-art semantic personal publishing platform.
    • Firefox - Rediscover the web