limpatargo.dagdigdug.com

April 30th, 2008

Status “UnKnown”

Posted by Limpat Argo in Personal

Abis presentasi 3 bulan di baru, secara peformance kerjaanku Ok bahkan dibilang diluar expectasi, but why my job status still “unknown” huh. Pertama kali perusahaan menawarkan untuk dikontrak dibawah perusahaan lain yang merupakan vendor rekanan dari perusahaanku sekarang, Ohh…NO, lamaranku ditujukan ke perusahaan ini kenapa gw harus dilempar ke perusahaan lain, dan akhirnya offernya gw tolak dan aku meminta dikontrak secara freelance, but wait…!!! Ternyata offernya gw akan dikontrak secara freelance tanpa perubahan gaji, tanpa THR, tanpa tunjangan apapun selama 1 tahun.

I feel so dissapointed because of this, gw ngerasa kalau perusahaan hanya membutuhkan tenaga dan pikiran gw tapi gak mau ngasih kepastian status pegawainya alias “UNKNOWN”. Padahal dari sejak proses recruitmen belum pernah dijelaskan secara jelas tentang statusnya, baru menginjak 2 bulan lagi dijelaskan status yang sebenarnya. Menurut gw dengan status seperti ini maka pihak perusahaan lah yang akan paling diuntungkan karena mereka tidak mempunyai tanggung jawab apapun kecuali membayar gaji. Kalau menurut pemahaman gw tentang UU no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan setiap pekerja berhak untuk mendapatkan THR, dan tunjangan - tunjangan lainnya. Ah ga tau lah gw, mungkin pemahaman gw yang masih terlalu cetek di dalam peraturan tersebut. Mending “Start to find a new career in another company again“, hope will find it ASAP.  Hmmm…mungkin ada teman - teman yang mempunyai nasib yang sama?

2 Responses to ' Status “UnKnown” '

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Status “UnKnown” '.

  1. bayu said,

    on August 14th, 2008 at 4:55 pm

    Kalau bidangmu IT, design, multimedia, atau apalah yang “core”-nya adalah art and technology dan km berada di dalem perusahaan yang “core”-nya ngk sama dgn bidang2 tadi….jgn harap km dapet pengakuan atas kerjaanmu.
    Entah gmnpun kmu ngoprek server, bikin animasi hebat buat presentasi anak sales yang manja, atau cari driver printer di internet meskipun susahnya minta ampun…ya tetep aja. Kamu ngk akan dianggep. Karena hal-hal seperti itu bagi mereka terlalu sederhana (dan susah utk dimengerti dmn kesulitannya).

    Apalagi kalau masuk diperusahaan yg ngk pernah anggep bahwa karyawan itu aset. Tahu sendiri kan sekarang byk banget istilah outsourcing. Serba susah.
    Gw punya pengalaman seperti km, tp pas jd org “dalem” perusahaan, gw susah banget cari “orang-orang yg bermutu” kalau lewat perusahaan outsourcing.

    Tp dalem ati gw sadar, org2 cerdas kaya lu (kita, hehehe), ngk bakal mau kalau pake model outsorcing gitu, mending freelance atau pake istilah konsultan aja sekalian.

    Maju terus bro…..

  2. Limpat Argo said,

    on August 14th, 2008 at 5:36 pm

    betul bro bayu, memang sekarang susah kalo cuman jadi kuli/babu/pegawai tetep aja kita selalu yang dirugikan so lagi nyusun strategi buat kedepannya nech. ada usulan?

Leave a reply

:mrgreen: :neutral: :twisted: :shock: :smile: :???: :cool: :evil: :grin: :oops: :razz: :roll: :wink: :cry: :eek: :lol: :mad: :sad:

  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta

    • Subscribe to RSS feed
    • The latest comments to all posts in RSS
    • Subscribe to Atom feed
    • Powered by WordPress; state-of-the-art semantic personal publishing platform.
    • Firefox - Rediscover the web